Skip to main content

Posts

Kongres Kehutanan Indonesia (KKI) VI Dewan Kehutanan Nasional (DKN) Peranserta Kader Konservasi Alam (KKA)

Recent posts

Indonesia, Surga Si Burung Rangkong

Burung rangkong adalah salah satu jenis burung yang menjadi kekayaan fauna di negeri kita. Burung ini berukuran besar, dan memiliki warna yang sangat indah. Bahkan orang Dayak di Kalimantan, memberi penghargaan yang sangat tinggi terhadap burung ini.

Pers Release “Menghindari Kepunahan, Pemerintah Menyusun Strategi Rencana Aksi Konservasi Maskot Kalimantan Barat

SIARAN PERS  KONSULTASI PUBLIK REGIONAL KALIMANTAN PENYUSUNAN STRATEGI DAN RENCANA AKSI KONSERVASI RANGKONG GADING Menghindari Kepunahan, Pemerintah Menyusun Strategi Rencana Aksi Konservasi Maskot Kalimantan Barat”

Rangkong, Burung Sakti Penebar Biji

Anda kenal burung rangkong? Seberapa besar penghargaan Anda terhadap burung tanpa tanda jasa ini?

Mencegah Hilangnya Enggang Gading di Alam Liar dengan SRAK

Populasi burung enggang gading atau rangkong gading (Rhinoplax vigil) yang kian terancam di alam akibat perburuan, membuat perlindungannya harus segera dilakukan. Investigasi Rangkong Indonesia dan Yayasan Titian yang didukung Dana Konservasi Chester Zoo pada 2012 menunjukkan, sekitar 6.000 individu dewasa mati diambil kepalanya di Kalimantan Barat.

Nasib Kelam Rangkong, Antara Perburuan dan Jasa yang Terlupakan

Rangkong, burung berukuran besar ini dijuluki petani hutan yang tangguh. Bukan tanpa alasan bila Margaret F. Kinnaird dan Timothy G. O’Brien, peneliti rangkong dan hutan tropis, memberi penghargaan setinggi itu kepada burung yang dikenal memiliki kesaktian menebar biji ini. Dengan kemampuan terbangnya hingga rentang 100 kilometer persegi, burung ini dapat menebar biji sejauh jarak tempuh tersebut yang tanpa kita sadari, kegiatan meregenerasi hutan telah dilakukan oleh rangkong.

Belajar Melindungi Lingkungan Sekolah Agar Burung Tetap Berkicau

Kesibukan sehari-hari warga di perkotaan kerap mengurangi kesadaran bahwa burung-burung nan cantik dan merdu masih berada di sekitar mereka. Tapi sebagai sosok yang lugu, anak-anak adalah pihak yang paling peka terhadap kehadiran burung di sekitar mereka

Hilangnya Hutan dan Bertambahnya Keterancaman Burung di Indonesia

Sepertiga permukaan Bumi adalah hutan yang telah menjadi rumah bagi lebih dari 80 persen flora dan fauna daratan, mulai dari serangga yang terbang rendah di semak-semak hingga burung-burung yang hinggap di tajuk pepohonan, bahkan tak terkecuali manusia. Salah satu hal yang perlu terus diupayakan adalah menanamkan pesan betapa pentingnya hutan bagi keanekaragaman hayati dan kehidupanan di dalamnya.



Burung merupakan jenis satwa yang keberadaannya sangat terpengaruh oleh alih guna lahan hutan, terutama pada lahan-lahan perkebunan kelapa sawit dan karet. Hilangnya pohon hutan dan tumbuhan semak, menyebabkan hilangnya lokasi bersarang, berlindung, dan tempat sumber pakan berbagai jenis burung. Padahal dalam relasi ekosistem, burung memiliki peran yang amat penting.

Rakornas Konservasi Dan Perdagangan Burung Rangkong

Direktoran Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar rapat koordinasi nasional mengenai implementasi konservasi dan perdagangan rangkong gading (Rhinoplax vigil) di Medan, Selasa (16/5). Burung Indonesia turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Kearifan Lokal Menjaga Laut Pulau Lembata

Alat tangkap ikan seperti pukat harimau menjadi ancaman bagi keragaman hayati laut karena kemampuannya menangkap ikan tanpa membedakan ukuran dalam jumlah besar. Alat yang biasa digunakan pelaku industri perikanan bermodal besar ini terbukti menggangu perkembangbiakan ikan karena ikan-ikan kecil yang belum layak tangkap ikut terjaring pukat. Akibatnya, proses regenerasi menjadi terganggu dan menyebabkan jumlah ikan di area tangkap berkurang.

Melindungi Hutan Lindung Sahendaruman Melalui Pemetaan Tata Ruang Partisipatif

Jika melihatnya melalui atlas dunia, Pulau Sangihe hanya sekadar titik di antara kepulauan besar Nusantara yang menjadi batas paling utara Indonesia. Namun dalam dunia konservasi keragaman hayati global, pulau kecil ini memiliki nama besar. Laut dalam yang mengelilingi Sangihe menjadi penghalang alami bagi persebaran flora dan fauna. Tak heran, pulau ini memiliki endemisitas keragaman hayati yang sangat tinggi. Berdasarkan keragaman jenis burungnya saja, Sangihe menjadi satu-satunya rumah bagi sepuluh jenis burung endemis; kesepuluh jenis ini hidup di kawasan hutan lindung Gunung Sahendaruman.

Sempidan-merah Kalimantan: Pegar Menawan dari Rimba Borneo

Sempidan merupakan burung pegar yang pemalu. Di Kalimantan, populasi jenis ini adalah salah satu jenis yang merasakan dampak langsung ekspansi pemukiman dan konsesi penebangan hutan yang mengancam keberadaan mereka; selain disebabkan oleh masifnya aksi perburuan. Meski cukup toleran terhadap efek penebangan, perburuan cukup memengaruhi populasi jenis ini di habitat aslinya.

WORLD OCEAN SUMMIT

Aliansi Mangrove Global menggerakkan dunia untuk membalikkan hilangnya ekosistem pesisir yang paling berharga di dunia selama World Ocean Summit - Conservation International, The Nature Conservancy dan World Wildlife Fund bergabung dan meminta kolaborator untuk memulihkan 20% habitat mangrove pada tahun 2030.


Bara JP: Budi Daya Teripang Konservasi Pantai Barat Bersama Masyarakat

Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir Pantai Barat Tapanuli Tengah dan Kota Madya Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Madya Sibolga mengajak masyarakat membudidayakan Teripang dan tanam pohon.

Sungai Asahan: Perlindungankah, Arung Jeram, PLN atau Pariwisata.

Sungai Asahan adalah sungai yang berasal dari mulut Danau Toba, mengalir melewati Porsea, Kabupaten Tobasa (Hulu), hingga ke Kabupaten Asahan dan bermuara ke Kodya Tanjung Balai Pantai Selat Malaka.  Adapun Desa-Desa di Kabupaten Asahan yang di lalui Sungai Asahan mulai dari Desa Tangga, Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan, Desa Marjanji Aceh, Desa Padang Pulau, Desa Perkebunan Padang Pulau,  Desa Bandar Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Desa Gunung Melayu,  Desa Perkebunan Gunung Melayu, Desa Perkebunan Aek Nagaga, Kecamatan Rahuning Kemudian Desa Pulau Rakyat Pekan, Desa Pulau Rakyat Tua,  Kecamatan Pulau Rakyat, Desa Teluk Dalam, Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam, Sungai Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Hingga ke Teluk Nibung, Tanjung Jumpul, Kecamatan Tanjung Balai, Kota Madya Tanjung Balai.

Konservasi Sumber Kekayaan Alam Indonesia, Keyakinan Perilaku Beragama

"Keanekaragaman hayati yang melimpah juga disebabkan bentuk daratan Indonesia. Sebagai negara kepulauan, daratan Indonesia terdiri dari ribuan pulau. Garis panjang pantai terpanjang didunia. Kondisi pulau-pulau yang terpecah-pecah, terisolir dan pengaruh vulkanik menyebabkan spesies unik bertambah banyak. Selain itu kepulauan Indonesia dilintasi oleh dua pusat penyebaran spesies karena terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia".
Indonesia merupakan sebuah negara yang tersusun atas 17.508 pulau, membentang diantara benua Asia dan Australia. Secara geografis terletak diantara 6°08'-11°15' LS dan 94°45'-141°05 BT. Sebagai negara yang berada pada garis khatulistiwa dan mempunyai iklim tropis, kepulauan Indonesia sangat subur dan memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Tugu Sarang Helang 'Dikenang Sifat Kesatria Rakyat Asahan'

Selain Tugu Perjuangan Bandar Pulau yang terletak di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, (Baca:Tugu Perjuangan Bandar Pulau masih ada satu lagi sebuah Tugu Perjuangan Sarang Helang yang terletak di Desa Sarang Helang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Legenda Pantai Berangas Pelindung Mangrove Silo Baru

Pantai Berangas yang terletak di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, menyimpan sejuta misteri dan sejuta potensi kelautan. Berada pada jalur Selat Malaka Pantai Timur dengan kekayaan hutan asli Mangrove yang masih tersisa. Pantai Berangas di kenal juga dengan sebutan Tambun Tulang. Legenda Pantai Berangas terbilang masih tabu untuk di bicarakan karena menyangkut keberadaan Alm. Tuan Guru Seikh Silo yang bernama lengkap Syeikh Haji Abdurrahman Urrahim Bin Nakhoda Alang Batubara.

Hanya Ada Satu Bumi Didalamnya Ada Hak Generasi Mendatang 'Konservasi Alam Konservasi Kita'

Keanekaragaman hayati Indonesia sebanding dengan Brazilia yang luas daratan nya 5 kali lebih besar dari daratan Indonesia.Tidak kurang dari 47 tipe ekosistem yang berbeda, baik alami maupun buatan terdapat di Indonesia. Untuk itu mari kita jaga dan pelihara bersama dan bijak pemanfaatan nya karena ada didalam nya hak generasi mendatang..

Selamat Hari Batik Nasional

Indonesian BatikIndonesia Inscribed in 2009 (4.COM) on the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity


© 2007 by KADIN Indonesia Foundation and Indonesia Batik Museum Institute The techniques, symbolism and culture surrounding hand-dyed cotton and silk garments known as Indonesian Batik permeate the lives of Indonesians from beginning to end: infants are carried in batik slings decorated with symbols designed to bring the child luck, and the dead are shrouded in funerary batik.

Pertamina TBBM I Kisaran Konservasi Mangrove Asahan

ASAHAN, metro24jam.com – Berangkat dari fungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan penanaman pohon Mangrove sebanyak 48.000 pohon Mangrove atau seluas 12 Ha di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (13/12/2017).