Skip to main content

JALAN LINTAS SUMUT SIBOLGA TARUTUNG HANCUR-HANCURAN.

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Sibolga Tarutung Lapo Gambiri ( Taput ) yang kondisi nya semakin parah. ( Fhoto/Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

Jalan Lintas Sibolga Tarutung, Simpang Sitakka berkubang bagai arena off-road ( Fhoto/ Dolok )

SUMUT.


           Sepanjang Jalan Lintas Sumut ( Jalinsum ) Sibolga-Tarutung kondisi nya ancur-ancuran. Pantauan terlihat di sepanjang badan jalan yang penuh dengan tikungan tajam, miring dan mematikan kondisi nya  penuh dengan kubangan-kubangan, berlubang-lubang dan kupak-kapik ( ancur-ancuran ) seperti di Lapo Gambiri ( Janji Matogu ), Simpang Sitakka,Parsikkaman Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara dan Sitahuis, Kecamatan Sitahuis Tapanuli Tengah/Sibolga . Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian yang vital dalam pergerakan barang dan orang untuk pendistribusian barang-barang keperluan masyarakat sampai menuju Kepulauan Nias transit di Pelabuhan Sibolga.

          Saat Konfirmasi dengan beberapa warga setempat, mereka berkeluh kesah bahkan kecelakaan sempat terjadi hari ini, Jum'at ( 2/3/2012 ) sebanyak 2 ( Dua ) truk Fuso terbalik saat membawa barang untuk di distribusikan di Lobu Pining  dan Parsikkaman Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara.

         " Sudah parah jalan tersebut dan kecelakaan sering terjadi karena jalan nya ancur-ancuran, apalagi banyak tikungan tajam dan miring yang mematikan, " kata B. Situmorang Warga Adian Koting. Sebenar nya jalan ini, lanjut Situmorang, sudah lama seperti ini, namun tampak nya pihak pemerintah cuek dan terkesan sengaja tutup mata, padahal jalan tersebut vital.

          Hal serupa juga di sampaikan oleh ibu T. Boru Manalu warga Simpang Sitakka, bahkan Bupati Taput dan Kapolres nya sudah pernah turun dan sudah hampir setahuan meninjau nya tapi tidak kunjung di perbaiki juga bahkan semakin parah keadaan nya.

          " Hancur jalan nya, parah separah-parah nya, padahal sudah di tinjau lho sama Bupati, capeklah kami menunggu-nunggu janji nya yang akan mau di bangun tapi sudah hampir setahun ternyata nol besar, " cetus T. Boru Manalu.

          Sementara itu para awak supir yang sempat di konfirmasi juga mengatakan hal yang sama dan meminta pihak pihak pemerintah agar memperhatikan nasib keamanan para supir khusus nya lintas Siobolga Tarutung yang penuh dengan tikungan tajam dan mematikan.

          " Tolonglah pihak pemerintah memperhatikan nasib para supir, apa jaminan keamanan bagi  kami dari pemerintah jika jalan nya ancur-ancuran, " keluh Hendy Situngkir Supir Truk Fuso Lintas Sibolga Tarutung.
Apalagi, tambah nya, jalan ini penuh dengan tikungan tajam, miring dan sempit lagi, was-was  kami kalau membawa armada.

Popular posts from this blog

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

Tugu Titik Nol Barus

BARUS, SUMUTPOS.CO –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meresmikan Tugu Titik Nol Islam Nusantara yang terletak dipinggir pantai Barat Sumatera di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (24/03/2017).
Hadir juga  Ketua Umum DPP Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Syekh KH Ali Akbar Marbun, Sekjen DPP JBMI Arif R Marbun, Ketua DPW JBMI Sumut  Aidan Nazwir Panggabean, tokoh agama, tokoh masyarakat, mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, sejumlah menteri, FKPD Provsu, Tapanuli Tengah dan undangan. Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti, menekan tombol sirine dan peninjauan lokasi oleh Presiden Jokowi. Tugu (Monumen) ini memiliki tiga tiang penyangga bola dunia ini memiliki filosofi adat Batak yang menjadi kearifan lokal masyarakat adalah Adat Dalihan Na Tolu.

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

WISATA ALAM PEMANDIAN AEK SAKKUR

Wisata alam Pemandian Aek Sakkur terletak Di Dusun I, Desa Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara-Indonesia 21274. Setiap hari-hari besar tempat ini ramai di kunjungi oleh wisatawan setempat, meski bersifat lokal namun tempat dan suasana nya dapat mempertemukan dan berkumpul nya kerbat dan sanak saudara dari berbagai belahan penjuru.