Skip to main content

MBAH YONO PENGELILING INDONESIA SUDAH DENGAR KEBESARAN KISARAN SEJAK SR

Mbah Yono Di Kantor Bupati Asahan di ruang Kabag Huma
 
              Pengeliling Indonesia Suyono Notodiwiryo atau yang biasa di sapa dengan sebutan Mbah Yono  ( 72 ) asal Jawa Timur ( Kediri ) tiba di Kisaran dengan menggunakan sepeda kesayangan nya Senin ( 5/3 ) dan selama 2 ( Dua ) hari berada di Kisaran. Saat di Kisaran Mbah Yono mengisahkan bahwa cita-cita nya menjadi pengeliling Indonesia dengan bersepeda di landasi dengan Cinta Indonesia dan Silatur rahmi.


             " Visi misi kita semata-mata karena Cinta Indonesia dan menjalin Silaurahmi sesama anak Bangsa untuk menjaga persatuan dan Kesatuan NKRI, " kata Mbah Yono. Selasa ( 6/3 ).  Saya singgah di Kisaran, sambung nya, karena sejak saya masih Sekolah Rakyat ( SR ) saya sudah mendengar kebesaran nama Kisaran yang terkenal dengan hasil perkebunan Karet dan Kelapa Sawit.
Mbah Yono dengan Sepeda nya mengelilingi Indonesia Tiba di Kota Kisaran, Kab. Asahan- Sumut.
              Sejak pertengahan tahun 2010 Mbah Yono sudah memulai pengelilingan nya dari Kediri dan baru mengelilingi  sebanyak 16 Provinsi dengan bercita-cita menancapkan sebanyak  17 bendera Merah Putih di Indonesia. Sepeda Mbah Yono sempat mengalami kerusakan namun diganti oleh  Unite Bike sebagai pembuat sepeda.

              " Kita baru mengelilingi sebanyak 16 provinsi dan harus tembus seluruh provinsi dan menancapkan 17 Bendera Merah Putih, " terang Mbah Yono. Untuk saat ini, lanjut nya lagi, baru sebanyak 3 ( Tiga ) Bendera Merah Putih yang di tancapkan yakni, Surabaya, Samosir ( Pangururan ) dan  Titik Nol Pulau We dan sepeda saya sempat hancur namun diganti oleh Unite Bike pembuat sepeda saya.

               Dalam persinggahan nya di Kisaran Mbah Yono paling senang sekali karena sejak lama ia mendengar kebesaran nama Kisaran dan berharap kepada Pemerintahan Bupati Asahan yang di Pimpin oleh Taufan Gama agar memimpin Asahan penuh dengan bijaksana dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat agar jangan terlambat lagi seperti yang sudah-sudah. Mbah Yono juga sempat melukis kantor Bupati Asahan dan menyerahkan nya kepada Drs. H.Taufan Gama untuk di stempel dan di tanda tangani oleh Bupati Asahan serta menunjukan banyak  penghargaan yang ia terima dan karya lukisan nya selama dalam pengelilingan nya.

              " Semoga Asahan sukses selalu dalam kepemimpinan Bupati Taufan gama, dan memimpin dengan penuh Bijaksana, pemurah dan baik hati serta jangan terlambat dalam mengambil keputusan seperti yang sudah-sudah, " ujar Mbah Yono. Dan, sambung nya, Kepada yang generasi muda Indonesia agar tetap semangat mencintai Indonesia, dan  saya sekarang menunggu Bupati Asahan untuk menanda tangani lukisan Kantor Bupati Asahan yang saya buat baru kemudian melanjutkan kembali perjalanan keliling Indonesia menuju Dumai.


Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.

Munas VI Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) 2017 TN Baluran

TN Baluran (Kader Konservasi Alam)

Usai kegiatan Jambore Nasional Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 8-10 Agustus di Taman Nasional (TN) Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Baca; Jambore Nasional HKAN 2017 Seluruh jajaran pengurus FK3I Provinsi se-Indonesia bersama Kader Konservasi Alam (KKA) melakukan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI 11-12 Agustus 2017 di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur untuk menentukan pengurus periode 2017-2022. Sesuai dengan tema HKAN 2017 Konservasi ALam Konservasi Kita.hingga tingkat tapak.

Bara JP Tapteng Dikukuhkan, Mantan Trio KPUD Turut Bidani.

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara-Kader Konservasi Alam (KKA)  Pasca terbit nya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) No. 043/K-Wil/DPP/Bara JPresiden/IX/2017 tanggal 7 September 2017 oleh Ketua Umum DPP Bara JP Sihol Manulang dalam satu poin nya Menugaskan Kabul Lumban Tobing (sebagai Koordinator), Adrin Ndraha dan Nursarifah Sitompul (sebagai Anggota) untuk menjalankan roda organisasi Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah secara kolektif kolegial selaku Caretaker Dewan Pengurus Cabang (DPC) Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah serta mempersiapkan dan melaksanakan Konferensi Cabang Luar Biasa DPC BaraJP Tapanuli Tengah selambatnya dalam tempo 60 (enampuluh) hari untuk memilih dan menetapkan Pengurus Definitif Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah. 

Pertamina TBBM I Kisaran Konservasi Mangrove Asahan

ASAHAN, metro24jam.com – Berangkat dari fungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan penanaman pohon Mangrove sebanyak 48.000 pohon Mangrove atau seluas 12 Ha di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (13/12/2017).