Skip to main content

Air Terjun Tangga Hambing Hasilkan PLTMH

Potensi PLTMH
Air terjun Tangga Hambing

Air Terjun Tangga Hambing berasal dari aliran Sungai Simondol, terletak di Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Warga masyarakat setempat berharap kepada pihak pemerintah ataupun swasta agar potensi air tersebut dapat di kelola menjadi energi baru terbarukan yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) seperti PLTMH Desa Gonting Malaha selaku jiran Desa Gajah Sakti mengingat sering terjadi nya devisit listrik  di Sumatera Utara.


Seperti harapan mereka, dimana potensi air terjun Tangga Hambing kira nya dapat di kelola menjadi sumber pendapatan desa. Namun untuk menuju pencapaian tersebut membutuhkan sentuhan tangan-tangan dingin dan profesional agar air terjun Tangga Hambing dapat bertransformasi menjadi energi listrik terbarukan dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Dalam hal ini hendak nya pihak pemerintah setempat ataupun kita semua dapat menjalin kerja sama dan berdaya kreatif untuk mewujud kembangkan potensi daerah nya. Permasalahan nya kadang kita selalu mengabaikan sumber-sumber kekayaan alam di sekeliling kita atau kadang tidak sampai kesana pemikiran nya dan selalu berpikiran pesimis.

Atas permintaan warga setempat Anto Manurung dan Nanang Kurniawan , pada Kamis, 17/9/2015 kami turun kesana melihat air terjun tersebut yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat tinggal saya di Desa Gonting Malaha dengan jarak tempuh sekitar 5 km atau 15 menit perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Yah...hitung-hitung rekreasi keliling antar kampung melihat panorama alam wisata desa. Sementara jika di tempuh dari ibu kota kabupaten yakni Kisaran sekitar 40 km.

"Sudah lama kami berharap, kelak ada pihak-piha─Ě yang mau mengelola air terjun Tangga Hambing dan memberdayakan masyarakat setempat guna menghadapi krisis listrik dan menambah pendapatan perekonomian warga sebab di Desa Gonting Malaha sudah ada PLTMH dan sekarang di Desa Aek Nagali juga sedang melakukan penelitian dan akan di bangun PLTMH Aek Piasa,"kata Anto dan Nanang warga Desa Gajah Sakti.

Kecamatan Bandar Pulau terdiri dari 10 (sepuluh) desa yakni Desa Bandar Pulau Pekan, Desa Padang Pulau, Gajah Sakti, Gonting Malaha, Aek Nagali, Gunung Berkat, Buntu Maraja, Desa Perkebunan Aek Tarum dan Desa Perkebunan Padang Pulau. 10 (sepuluh) desa tersebut berada dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan secara geografis berada di bawah untaian kaki pegunungan Tormatutung Bukit Barisan. Artinya sumber-sumber mata air seperti Aek Sakkur, Aek Tarum, Aek Simondol, Aek Piasa, Aek Jalid, dan banyak lagi aliran-aliran sungai pegunungan di wilyah kecamatan Bandar Pulau berasal dari pegunungan Tormatutung yang memiliki potensi dalam membangun PLTMH.

Selama ini Air Terjun Tangga Hambing hanya di pergunakan sebagai tempat memancing ataupun menahan jaring untuk menangkap ikan-ikan pegunungan seperti Jurung dan setiap hari-hari besar hanya sebahagian kecil warga datang mengunjungi tempat tersebut sebagai objek wisata alam pedesaan. Sungguh sangat di sayangkan jika potensi air terjun tersebut jika dibiarkan begitu saja dan semesti nya-lah dapat di kelola oleh pemerintah atau kalangan pengusaha dan profesional untuk di jadikan pembangkit listrik tenaga air skala mikro hydro.
Anto Manurung dan rekan nya hendak memasang jaring di air terjun Tangga Hambing.
Peran mahasiswa setempat juga tak kalah penting nya untuk mewujudkan sebuah gagasan terwujud nya  PLTMH dengan bekerja sama dengan pemerintah, antar perguruan-perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk di lakukan penelitian terhadap debit air terjun Tangga hambing maupun sungai-sungai sekitar di kecamatan Bandar Pulau. Mengingat kecamatan Bandar Pulau memiliki sumber-sumber mata air seperti kami sebutkan diatas alangkah lebih baik nya di data dan di kelola secara tekhnologi menjadi lumbung-lumbung energi Aahahan energi baru terbarukan berbasis PLTMH apalagi saat ini pemerintah paling getol nya mengkampanyekan "Kedaulatan Energi Indonesia" energi baru terbarukan . Semoga terwujud...
Air Terjun Tangga Hambing Potensi PLTMH dalam membangun  Kedaulatan Energi Indonesia
Potensi PLTMH
Air Terjun Tangga Hambing Potensi PLTMH dalam membangun  Kedaulatan Energi Indonesia
Air Terjun Tangga Hambing
Air Terjun Tangga Hambing Potensi PLTMH dalam membangun  Kedaulatan Energi Indonesia

Baca Juga PLTMH Gonting Malaha


Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

SUNGAI ASAHAN DALAM MINIATUR PEMBENTUKAN KABUPATEN BANDAR PULAU YANG BAROKAH

Oleh: Amiruddin Dolok Saribu Alias Tombak Nagara
Sungai Asahan berasal dari Danau Toba Kabupaten Tobasa dengan melintasi pegunungan hutan lindung Tormatung Asahan mengalir dan membelah sejumlah desa-desa di Kabupaten Asahan, Tobasa dan bermuara ke Kota Madya Tanjung Balai membaur ke pantai laut Selat Malaka. Sungai Asahan merupakan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) masyarakat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu yang membuat Sungai Asahan mendunia karena sering menjadi tempat ajang perlombaan arum jeram bertaraf international. Namun sejak di bangun nya PLTA Asahan III arung jeram sudah tidak terdengar lagi kabar nya.

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

Tugu Sarang Helang 'Dikenang Sifat Kesatria Rakyat Asahan'

Selain Tugu Perjuangan Bandar Pulau yang terletak di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, (Baca:Tugu Perjuangan Bandar Pulau masih ada satu lagi sebuah Tugu Perjuangan Sarang Helang yang terletak di Desa Sarang Helang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.