Skip to main content

PANORAMA PANTAI SIJAGO-JAGO TAPANULI TENGAH

Panorama Pantai Sijago-Jago

Pantai Pesisir Si Jago-Jago memiliki keindahan yang sangat memukau, terletak di Desa Si Jago-Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Meski saya sudah lama tidak berkunjung kesana namun tetap memberi kesan dan kenangan tersendiri dalam kehidupan di karenakan pesona dan keakraban masyarakat nya pesisir Tapanuli Tengah.
    Terakhir saya berkunjung kesana pada tahun 2011, meski setiap tahun saya ke Tapanuli Tengah namun saya belum sempat lagi berkunjung ke Pantai  Sijago-jago. Tapanuli tengah sendiri kaya dengan pariwisata di butuhkan waktu yang luang untuk dapat mengunjungi tempat-tempat sisata di sana baik wisata gunung dan pantai serta wisata religi.

                                         
    Pantai Indah Sijago-jago memiliki kekayaan laut seperti terumbu karang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan 
       
                                         
                                         
                                         
                                         
    Terumbu karang yang Pantai Indah Sijago-jago yang terusik oleh orang-orang yang tidak memiliki kepekaan terhadap lingkungan.

    Popular posts from this blog

    BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

    Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

    Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

    Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

    SUNGAI ASAHAN DALAM MINIATUR PEMBENTUKAN KABUPATEN BANDAR PULAU YANG BAROKAH

    Oleh: Amiruddin Dolok Saribu Alias Tombak Nagara
    Sungai Asahan berasal dari Danau Toba Kabupaten Tobasa dengan melintasi pegunungan hutan lindung Tormatung Asahan mengalir dan membelah sejumlah desa-desa di Kabupaten Asahan, Tobasa dan bermuara ke Kota Madya Tanjung Balai membaur ke pantai laut Selat Malaka. Sungai Asahan merupakan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) masyarakat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu yang membuat Sungai Asahan mendunia karena sering menjadi tempat ajang perlombaan arum jeram bertaraf international. Namun sejak di bangun nya PLTA Asahan III arung jeram sudah tidak terdengar lagi kabar nya.

    Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

    Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

    Tugu Sarang Helang 'Dikenang Sifat Kesatria Rakyat Asahan'

    Selain Tugu Perjuangan Bandar Pulau yang terletak di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, (Baca:Tugu Perjuangan Bandar Pulau masih ada satu lagi sebuah Tugu Perjuangan Sarang Helang yang terletak di Desa Sarang Helang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.