Skip to main content

PLTMH GONTING MALAHA POTENSI WISATA DESA

Bendungan pipa menuju turbin
                       Pipa PLTMH menuju turbin                                 
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Gonting Malaha terletak di Desa Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara-Indonesia 21274. PLTMH Gonting Malaha sangat potensial jika di kelola menjadi tempat wisata alam pedesaan. PLTMH Gonting Malaha di bangun pada tahun 1992 dan pengelolaan nya perlu di upayakan menjadi objek wisata alam pedesaan.
Namun tergendala masalah anggaran sehingga terlihat seperti kurang terawat nya panorama di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) maupun jalan setapak menuju tempat tersebut.Alangkah indah nya tempat tersebut apabila di tata apik karena saya sering berkunjung kesana menikmati udara segar dan bersih dengan kicauan burung dan suara terjunan air di tambah dengan hijau nya pepohonan hutan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Jalid

Selain itu jembatan menuju turbin masih sangat trdisional dengan tiang penyangga dari kayu dan bertlantai papan. Masyarakat pengguna PLTMH Gonting Malaha kepada pemerintah Kabupaten Asahan agar memberikan perhatian serius terhadap keberadaan energi terbarukan tersebut dan di kelola secara profesional dan membuat badan hukum Peraturan Desa (Perdes) untuk kawasan sekitar PLTMH. Baca juga: PLTMH GONTING MALAHA DAN KEDAULATAN ENERGI INDONESIA

Bendungan PLTMH Gonting Malaha
Tampak di atas Jembatan terbuat dari kayu menuju PLTMH Gonting Malaha

 
LESTARIKAN PLTMH GONTING MALAHA...!!!



Popular posts from this blog

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

REKAM JEJAK BARUS

Pesan Prof Dr. Meutia Hatta kepada Wartawan ( Pers )
" Tulislah sesuatu tentang Barus karena Barus ini bagian dari kebanggaan Nasional, dan juga Jati Diri kita, identitas Nasional karena ini menunjukkan peradaban Indonesia yang lama yang mungkin juga di lupakan orang. Bahkan mungkin bisa menjawab apakah masyarakat Bahari itu juga ada disini. Kita selalu berpikir Indonesia Timur, tapi mungkin disini juga ada. Apalagi disini memungkinkan ada pelabuhan dan sebagai nya. Ini harus ada klaim budaya, tapi klaim budaya itu baru bisa di lakukan apabila sudah ada bukti-bukti yang cukup. Jadi saya kira wartawan juga ikut mendorong . Tapi tolong juga di ingat kan karena wartawan itu ( Pers ) juga mempunyai pungsi mendidik Bangsa. Jadi tolonglah sifat " Tak Kenal Maka Tak Sayang " itu hilang dari perasaan terutama anak-anak muda kita yang duduk di SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Jadi saya kira itu harapan saya bagi pers. Mari Pers ikut mendidik Bangsa". ( Amanat Pr…

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.