Skip to main content

Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung

SALAM LESTARI

Hutan Lindung Tormtutung Asahan register 1/A berada di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Hutan ini merupakan zona paru-paru dunia membentang di bawah untaian Bukit Barisan dan lintas provinsi hutan yang indah dan masih perawan serta di huni satwa Harimau Sumatera. Namun seiring dengan perjalanan waktu ekosistim Tormatutung dalam ancaman kepunahan akibat penebangan liar.


Hutan lindung Tormatutung tersebut kini menjadi incaran para perambah, apabila tidak terjaga kelestarian nya maka akan menjadi ancaman ekologi bagi warga Kabupaten Asahan. Sebab saat ini tela terjadi pembukaan koridor di tengah-tengah kawasan hutan lindung menuju salah satu enclave yang tidak ada pemukiman nya. Para mafia kayu mengincar tegakan pohon-pohon rimba untuk perladangan dan penjualan kayu balok.

Koridor tersebut berada di Desa Gunung Berkat dan Desa Tangga, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Para rimbawan sangat mencemaskan keberadaan hutan lindung Tormatutung sebab hutan lindung ini tinggal sedikit luasan nya akibat perambahan. Rasa khawatiran tersebut adalah ancaman ekologi sebab hutan lindung Tormatutung berfungsi sebagai areal penyangga kehidupan warga masyarakat Kabupaten Asahan.

Jika suatu saat terjadi musibah akibat kerusakan kingkungan siapakah yang akan kita persalah kan...???
Lihatlah julangan pohon-pohon tersebut dengan diameter yang sangat fantastis membuat 'ngences' para perambah. Untuk itu mari kita jaga dan lestarikan bersama hutan lindung Tormatutung Asahan.

                                                     "Hutan Hilang Bencana Datang".

SALAM RIMBAWAN
SALAM LESTARI

LestariKan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Julangan pohon-pohon Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A di rambah
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Julangan tinggi pohon-pohon Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Penjga Hutan Lindung Tormatutung
Pegiat Lingkungan Asahan
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A
Lestarikan Hutan Lindung Tormatutung
Hutan Lindung Tormatutung Register 1/A  Baca Juga

Popular posts from this blog

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

REKAM JEJAK BARUS

Pesan Prof Dr. Meutia Hatta kepada Wartawan ( Pers )
" Tulislah sesuatu tentang Barus karena Barus ini bagian dari kebanggaan Nasional, dan juga Jati Diri kita, identitas Nasional karena ini menunjukkan peradaban Indonesia yang lama yang mungkin juga di lupakan orang. Bahkan mungkin bisa menjawab apakah masyarakat Bahari itu juga ada disini. Kita selalu berpikir Indonesia Timur, tapi mungkin disini juga ada. Apalagi disini memungkinkan ada pelabuhan dan sebagai nya. Ini harus ada klaim budaya, tapi klaim budaya itu baru bisa di lakukan apabila sudah ada bukti-bukti yang cukup. Jadi saya kira wartawan juga ikut mendorong . Tapi tolong juga di ingat kan karena wartawan itu ( Pers ) juga mempunyai pungsi mendidik Bangsa. Jadi tolonglah sifat " Tak Kenal Maka Tak Sayang " itu hilang dari perasaan terutama anak-anak muda kita yang duduk di SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Jadi saya kira itu harapan saya bagi pers. Mari Pers ikut mendidik Bangsa". ( Amanat Pr…

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.