Skip to main content

Indonesia Madu Segala Zaman I



Indonesia Madu Segala Zaman
I LOVE U INDONESIA


Indonesia di lihat kesegala penjuru berdasarkan fakta identifikasi lapangan tidak akan terbantahkan akan sumber-sumber kekayaan alam nya. Tinggal bagaimana bangsa ini mengelola nya menghasilkan madu bagi kepentingan nasional dan bangsa ini secara menyeluruh terkena limpahan madu-madu tersebut. Selain pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) nya pengelolaan manusia nya juga tidak kalah penting nya, utama dan paling terutama karena pengendali nya adalah tangan-tangan kita sendiri agar tangan kita tidak menjadi robot yang di kendalikan perangkat lunak hitam yang destruktif atau merusak.


Tangan-tangan kita itu adalah robot yang di gerakan dengan kecerdasan ruhani tanpa kecerdasan ruhani maka Indonesia ini hanya di nikmati segelintir oknum semata, kita hanya jadi penonton saja tanpa dapat menikmati sepenuh nya rasa madu tersebut apalagi melestarikan dan memproduksi nya secara berkesinambungan. Realita nya, 'gemah ripah loh jinawi' Indonesia yakni berlaku nya Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan kokoh nya Bhinneka Tunggal Ika. Harga sandang pangan murah, biaya pendidikan murah, korupsi di minimalisir, perdagangan komoditi di level masyarakat menanjak, pembangunan nya ramah lingkungan, masyarakat nya santun dan cerdas, berbudaya dan beragama tidak menjadi super pamer dan konsumerisme.

Hal demikian terwujud bila bangsa ini khusus nya pengelola negeri ini dapat menjadi lokomotif perubahan dan menjadi manusia-manusia si 'pembaharu' yang di imabngi dengan masyarakat itu sendiri dengan contoh suri tauladan yang baik. Hilangkan kedangkalan berpikir dengan bertumpuk-tumpuk nya rasa iri dengki dan hati yang jahat saling menghujat diantara kita. Pemimpin-pemimpin bangsa ini harus akur dan tepa selira, tidak menjadi penikmat adu domba dan campur tangan asing untuk ikut-ikutan mengeruk kekayaan bumi nusantara dan menghancurkan bangsa Indonesia.

Manusia Indonesia harus di bangun dari dalam 'roh' nya menjadi manusia cerdas dan sehat berbudi pekerti luhur sehingga ke-egoan diri dapat di tekan dan di redam agar kebersamaan dan persaudaraan, persatuan dan kesatuan melengket selama nya di permukaan bumi nusantara agar Indonesia Madu Segala Zaman benar-benar dinikmati bangsa ini secara merata dan berkeadilan.

Indonesia Madu Segala Zaman dapat terealisasi apabila produk undang-undang dan produk hukum terlaksana dengan bijaksana. Daya cipta bangsa harus memenuhi di setiap lubuk hati bangsa ini, maka kita harus berpikiran, berpandangan yang arif dan bijaksana semua itu terlaksana melalui pendidikan pribadi-pribadi  insan yang berketuhanan sehingga menjadi potensi dalam setiap kehidupan pribadi bangsa ini. Hal tersebut akan berdampak imbas kepada lingkungan dan peran pemerintah pastilah paling utama dan pemerintah juga harus utama mencerminkan hal sedemikian tersebut diatas dengan segala konsekwensi nya karena memiliki power tentu nya.

Manusia kebanyakan ber-Tuhan-kan ke-Ego-an semata penyembah berhala mempertuhankan diri sendiri sehingga tidak jarang merusak tatanan kehidupan sosial yang tercermin dari watak dan perilaku nya sehari-hari. Maka tidak jarang kita melihat pemandangan-pemandangan yang ekstrim mengganggu peradaban ummat apalagi kejahatan korupsi kolusi dan spekulasi birokrasi dalam meraup penyerapan anggaran untuk kepentingan individualitas.

Indonesia Madu Segala Zaman harus menjadi obat bagi bangsa, dan agar obat tersebut memang mustajab maka harus di nikmati dan di miliki seluruh rakyat indonesia apakah infra struktur yang prima, pendidikan yang murah, harga sandang pangan terjangkau, perizinan yang mudah dan ramah lingkungan, pendapatan perkapitan terus meningkat dengan daya jual komoditi masyarakat petani yang tinggi. Sebab hanya madu yang nikmat sebagai obat dari segala penyakit. Maka dari itu rakyat harus sejahtera secara merata dari bentukan tangan-tangan penguasa melalui pembangunan di segala lini dan melenyapkan monopolistik ekonomi.

Ekonomi bangsa bukan untuk di monopoli hanya karena ada nya oknum-oknum yang telah memiliki kekuasaan dan kekayaan yang melimpah terutama kepentingan-kepentingan para sindikat korporasi prosedural maupun non prosedural. Kita harus kaya tapi harus benar dan baik hati akan kekayaan yang kita miliki. Arti nya kita pererat rasa kepemilikan kekayaan kita kepada bawahan atau masyarakat luas dengan pengembangan dan perluasan ekonomi yang berwawasan kekayaan alam bangsa ini di peruntukan untuk kepentingan dan kemakmuran bangsa seluas-luas nya zona ekonomi rakyat sustainable gemah ripah loh jinawi benar benar menjadi Indonesia Madu Segala Zaman.

Para pelaku-pelaku partai harus dapat menciptakan kedaulatan bangsa membangun kebijakan dan prodak undang-undang  yang memihak kepentingan nasional bukan aji mumpung dan ambil jatah kepada penguasa dan campur tangan asing. Tidak saling menjatuhkan karena ke-ego-an masing-masing atau saling menaikan ego-ego demi pemuasan kepentingan sehingga pesan-pesan rakyat terabaikan, kepentingan nasional pun, tergeserkan. SALAM INDONESIA RAYA
Artikel Terkait:Indonesia Madu Segala Zaman

Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.

Munas VI Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) 2017 TN Baluran

TN Baluran (Kader Konservasi Alam)

Usai kegiatan Jambore Nasional Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 8-10 Agustus di Taman Nasional (TN) Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Baca; Jambore Nasional HKAN 2017 Seluruh jajaran pengurus FK3I Provinsi se-Indonesia bersama Kader Konservasi Alam (KKA) melakukan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI 11-12 Agustus 2017 di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur untuk menentukan pengurus periode 2017-2022. Sesuai dengan tema HKAN 2017 Konservasi ALam Konservasi Kita.hingga tingkat tapak.

Bara JP Tapteng Dikukuhkan, Mantan Trio KPUD Turut Bidani.

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara-Kader Konservasi Alam (KKA)  Pasca terbit nya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) No. 043/K-Wil/DPP/Bara JPresiden/IX/2017 tanggal 7 September 2017 oleh Ketua Umum DPP Bara JP Sihol Manulang dalam satu poin nya Menugaskan Kabul Lumban Tobing (sebagai Koordinator), Adrin Ndraha dan Nursarifah Sitompul (sebagai Anggota) untuk menjalankan roda organisasi Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah secara kolektif kolegial selaku Caretaker Dewan Pengurus Cabang (DPC) Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah serta mempersiapkan dan melaksanakan Konferensi Cabang Luar Biasa DPC BaraJP Tapanuli Tengah selambatnya dalam tempo 60 (enampuluh) hari untuk memilih dan menetapkan Pengurus Definitif Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah. 

Pertamina TBBM I Kisaran Konservasi Mangrove Asahan

ASAHAN, metro24jam.com – Berangkat dari fungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan penanaman pohon Mangrove sebanyak 48.000 pohon Mangrove atau seluas 12 Ha di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (13/12/2017).