Skip to main content

PLTMH GONTING MALAHA ANTARA HIDUP DAN MATI DI TENGAH KEBERADAAN BUMDEs DAN DANA DESA

SURVEI IDENTIFIKASI DAN INVESTIGASI PLTMH GONTING MALAHA
Pegiat Lingkungan Asahan Ramli. Marpaung dan Suparno ( Wak Inok Gondrong) melakukan survei identifikasi dan investigasi  PLTMH Desa Gonting Malaha, Senin 3/10/2016
Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH) Desa Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara 2124, yang di bangun pada tahun 1992 melalui dana Inpres Desa Tertinggal (IDT) perlu mendapat perhatian dari seluruh stakeholder pasal nya PLTMH tersebut sering mengalami kerusakan.


Kerusakan sering terjadi seperti di sambar petir di karenakan kabel baja anti petir (arde) kurang panjang di tanam ke bumi. Selain itu Bak penampungan air perlu di perbesar dan di lakukan pengerukan sungai Aek Jalid agar dapat menyimpan debit air yang maksimal untuk memutar turbin.

PLTMH Gonting Malaha saat ini mengaliri arus listrik kerumah-rumah warga sebanyak 100 KK Rumah Tangga Miskin (RTM) yang dahulu nya sempat memasok sebanyak 200 KK namun di karenakan faktor kerusakan tersebut dan tingkat perekonomian warga mulai dikatakan mengalami peningkatan akhir nya satu persatu warga masyarakat pelanggan PLTMH Gonting Malaha beralih kepada PLN.
Bak Penampung air PLTMH Gonting Malaha
Bak Penampungan air PLTMH Gonting Malaha untuk memutar turbin.
Seiring berjalan waktu PLTMH saat ini terancam mangkrak di karenakan sumberdana dalam kas kepengurusan sudah kosong untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan PLTMH dan saat ini sedang tidak berfungsi karenakan di sambar petir. Para pelanggan PLTMH kelabakan yang biasa keadaan rumah warga terang kini menjadi gelap gulita.

Banyak masukan dan pendapat yang di suarakan oleh masyarakat dan pengguna PLTMH Gonting Malaha agar di perbaiki meski pelanggan hanya tinggal 100 KK. Seperti dengan kehadiran Dana Desa, Dana BUMDes, dan peran Kader Pemberdayaan Desa (KPMD) serta LPM agar dapat merumuskan sebuah formula dalam mengatasi kesulitan penerangan yang di alami warga RTM PLTMH Gonting Malaha.

Baca Juga ( 
Selain itu PLTMH Desa Gonting Malaha merupakan aset desa dan satu-satu nya PLTMH yang lestari hingga kini, lestari energi terbarukan, lestari DAS dan areal konservasi nya. Perlu di bentuk Perdes yang mengatur tata elola PLTMH Gonting Malaha.

Dalam pengelolaan PLTMH Gonting Malaha tidak perlu lagi mempergunakan banyak pengurus yang menguras dana kas, selain itu harus transfaransi dalam pengelolaan dana yang di peroleh dari para pelanggan PLTMH yang rata-rata Rp. 30.000/KK. Usulan boleh saja menaikan tarif dasar listrik PLTMH namun harus kompeten dalam memelihara perbaikan dan pengawasan jalur kabel Hantaran Udara Tegangan Rendah (HUTR) dan pencurian arus. Kemudian memutus mata rantai antara pengguna PLTMH dan PLN yang di duga kadang saling mencuri arus.

Menurut hemat kami, selaku pengguna PLTMH Gonting Malaha, kabel-kabel HUTR sudah selayak nya di ganti sebab banyak yang sobek saking lama nya selain itu di tata agar jangan terjadi korslet dengan kabel Hantaran Udara Tegangan Tinggi  (HUTT) milik PLN.

Dengan hadir nya Dana Desa PLTMH Gonting Malaha dapat di kelola dengan satu badan usaha yang nama nya BUMDEs atau di kelola oleh pelanggan PLTMH itu sendiri dengan membentuk kepengurusan yang di musyawarahkan dan di notariskan agar tidak terjadi silang sengketa pola pemikiran di kalangan pelanggan PLTMH dan masyarakat lain nya.

Jika di kelola dengan dana BUMDEs sudah barang tentu tersedia dana yang memadai untuk tahap awal renovasi dan jika swa kelola harus ada penyandang dana atau mengharapkan bantuan dana-dana hibah atau dana-dana dari pemerintah dan itu cukup memakan waktu yang sangat lama dan menguras energi.
DAM PENAMPUNG AIR PLTMH GONTING MALAHA
Pegiat lingkungan Asahan Ramli. Marpaung dan Suparno (Wak Inok Gondrong) membelakangi bak penampung air untuk memutar turbin PLTMH Gonting Malaha.
Kepala Desa Gonting Malaha Munawar Fattayat Br Manurung, dan Kamis Pjt selaku pengurus PLTMH Gonting Malaha yang di perbantukan desa bersama Camat Bandar Pulau Aspihan Daulay, SH mengapresiasi langkah-langkah solusi yang tepat untuk melestarikan keberadaan PLTMH Desa Gonting Malaha. Semoga...
Salam Lestari....

Baca Juga :
PLTMH GONTING MALAHA DAN KEDAULATAN ENERGI INDONESIA




Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.

Munas VI Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) 2017 TN Baluran

TN Baluran (Kader Konservasi Alam)

Usai kegiatan Jambore Nasional Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 8-10 Agustus di Taman Nasional (TN) Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Baca; Jambore Nasional HKAN 2017 Seluruh jajaran pengurus FK3I Provinsi se-Indonesia bersama Kader Konservasi Alam (KKA) melakukan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI 11-12 Agustus 2017 di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur untuk menentukan pengurus periode 2017-2022. Sesuai dengan tema HKAN 2017 Konservasi ALam Konservasi Kita.hingga tingkat tapak.

Bara JP Tapteng Dikukuhkan, Mantan Trio KPUD Turut Bidani.

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara-Kader Konservasi Alam (KKA)  Pasca terbit nya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) No. 043/K-Wil/DPP/Bara JPresiden/IX/2017 tanggal 7 September 2017 oleh Ketua Umum DPP Bara JP Sihol Manulang dalam satu poin nya Menugaskan Kabul Lumban Tobing (sebagai Koordinator), Adrin Ndraha dan Nursarifah Sitompul (sebagai Anggota) untuk menjalankan roda organisasi Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah secara kolektif kolegial selaku Caretaker Dewan Pengurus Cabang (DPC) Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah serta mempersiapkan dan melaksanakan Konferensi Cabang Luar Biasa DPC BaraJP Tapanuli Tengah selambatnya dalam tempo 60 (enampuluh) hari untuk memilih dan menetapkan Pengurus Definitif Barisan Relawan Jokowi Presiden Tapanuli Tengah. 

Pertamina TBBM I Kisaran Konservasi Mangrove Asahan

ASAHAN, metro24jam.com – Berangkat dari fungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan penanaman pohon Mangrove sebanyak 48.000 pohon Mangrove atau seluas 12 Ha di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (13/12/2017).