Skip to main content

Konservasi Sumber Kekayaan Alam Indonesia, Keyakinan Perilaku Beragama

HKAN2017
Kemah Bersama Jambore Nasional Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 10 agustus 2017 di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Photo : Amiruddin Dolok Saribu Kader Konservasi Alam
"Keanekaragaman hayati yang melimpah juga disebabkan bentuk daratan Indonesia. Sebagai negara kepulauan, daratan Indonesia terdiri dari ribuan pulau. Garis panjang pantai terpanjang didunia. Kondisi pulau-pulau yang terpecah-pecah, terisolir dan pengaruh vulkanik menyebabkan spesies unik bertambah banyak. Selain itu kepulauan Indonesia dilintasi oleh dua pusat penyebaran spesies karena terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia".

Indonesia merupakan sebuah negara yang tersusun atas 17.508 pulau, membentang diantara benua Asia dan Australia. Secara geografis terletak diantara 6°08'-11°15' LS dan 94°45'-141°05 BT. Sebagai negara yang berada pada garis khatulistiwa dan mempunyai iklim tropis, kepulauan Indonesia sangat subur dan memiliki kekayaan alam yang luar biasa.
Climate Change

Oleh karena itu, sejak kecil, anak-anak Indonesia pun telah disadarkan oleh pengertian bahwa negara ini kaya akan sumber daya alam sebagaimana lagu Koes Plus Bukan Lautan Hanya Koam Susu. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Bangsa Indonesia menyebut negara nya secara romantis sebagai "Untaian Zamrud Khatulistiwa". Kehijauan dan kekayaan alamnya memang seindah untaian zamrud.

Selain berupa daratan seluas 1.9 juta kilometer persegi, wilayah Indonesia juga meliputi lautan yang memiliki luas empat kali lebih besar dari luas daratannya yakni sebesar 7.9 juta kilometer persegi (81 total luas wilayah Indonesia). Dan itu dibuktikan kekuatan ambisi negara Belanda mengeruk sumber daya alam Indonesia selama 350 tahun di tambah dengan ambisi-ambisi perdagangan global saat sekarang ini.

Sumber Daya Alam (SDA) adalah unsur-unsur lingkungan alam, baik fisik maupun hayati yang diperlukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkankan kesejahteraan nya. Berdasarkan bentuk atau wujud nya sumber daya alam dapat dibagi atas dua macam, yaitu Hayati dan Non hayati. Sumber daya alam hayati bila terdiri atas unsur-unsur hidup seperti tumbuhan, satwa, mikroorganisme lain, Sedangkan sumberdaya non hayati berasal dari unsur-unsur mati seperti batu, tanah, air, udara, dan lain-lain.

Kategori Sumber Daya Alam (SDA) :
1. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui atau dipulihkan, seperti tanah, air, hutan, padang rumput dan satwa;
2. Sumber daya alam yang yang tidak dapat diperbaharui atau dipulihkan, seperti minyak bumi, batu bara, gas bumi, dan biji logam;
3. Sumber daya alam yang tidak akan habis yaitu energi matahari, energi pasang surut air laut, udara dan air dalam fungsi nya sebagai pengatur tata air (siklus hidrologi)

Dari sejumlah kekayaan sumber daya alam Indonesia ini pastilah mampu mensejahterakan bangsa Indonesia, mencerdaskan Bangsa dan keadilan pemerataan pembangunan disegala bidang. Pemerataan tersebut tercipta jika pemanfaatan nya dikelola secara bijak dan berdaya guna, tanggung jawab kepada Allah Swt sebagai pemberi anugerah tersebut dan tanggung jawab sebagai amanah terhadap bangsa dan negara.
HKAN2017

Sebagai mana Allah Swt berfirman dalam Surat Asy Syu'ara' 26 :183
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-hak nya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan.

Dan Surat Al-A'raf 7:56
وَلاَ تُفْسِدُواْ فِي الأَرْضِ بَعْدَ إِصْلاَحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَتَ اللّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٥٦﴾
Dan Janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Menjaga Keseimbangan dengan potensi kekayaan alam adalah menjadi tanggung jawab bersama. Dengan semua keyakinan yang kita miliki setiap agama menganjurkan keseimbangan dan berbuat kebaikan. 
Surat Al-Mulk atau Kerajaan Ayat 3 mengatakan
الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا مَّا تَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ ﴿٣﴾
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.

Selain manusia menjadi penyeimbang dimuka bumi, manusia juga memiliki dengan tanggung jawab moral nya, mencari suatu upaya agar dapat hidup berdampingan dengan alam dan makhluk hidup lainnya bukan justru sebalik nya membuat kerusakan akan tetapi juga menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa.

Konservasi terintegrasi kesegala lini, manusia konservasi adalah manusia dengan cita-cita mulia dengan budi pekerti yang luhur.Sebab konservasi didasari dari dalam jiwa mengerti kehendak alam dan mengerti kehendak sang pencipta. Dengan kata lain kecerdasan ruhaniah nya yang berasal dari sang maha pencipta membias kedalam perilaku nya. Membias dengan tindak tanduk nya dalam menjaga keseimbangan alam, keseimbangan ekosistem untuk diri nya, alam, lingkungan sekitar dan keluarga nya pula.

Ekositem merupakan satu kesatuan unsur-unsur di alam yang terdiri atas unsur biotik (flora dan fauna), dan komponen abiotik (tanah, air dan udara), dimana terjadi hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Umum nya ekoistem dibagi menjadi ekosistem daratan (teresterial) dan ekosistem perairan (akuatik). Kemudian dibagi-bagi lagi menjadi satuan yang lebih kecil dan secara khusus, seperti ekosistem hutan dataran rendah, ekosistem dataran rendah, ekosistem padang rumput, ekosistem laut, ekosistem sawah, dan lain-lain.

Suatu tempat dianggap sebagai ekosistem jika didalam nya terjadi interaksi antara komponen biotik dan abiotik. Interaksi itu berupa pengambilan dan pemindahan energi, serta perputaran (daur) materi yang terjadi melalui proses makan-dimakan atau disebut dengan rantai makanan. Beberapa rantai makanan saling terkait, membentuk jaring-jaring makanan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi ekosistem yakni dimana suatu ekositem dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu : iklim, kondisi tanah, lekuk-lekuk muka bumi (topografi), serta hubungan timbal balik (interaksi) antar organisme dalam ekosistem.

MEGA BIODIVERSITY COUNTRY.
Indonesia dijuluki sebagai Mega Biodiversity Country atau negara yang memilik keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Julukan tersebut tidak salah karena Indonesia memang merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Meskipun luas daratan Indonseia hanya 1,32 % dari seluruh luas daratan yang ada didunia, ternyata bila dibandingkan dengan jenis-jenis yang terdapat diseluruh dunia, diantaranya Indonesia memiliki:
10dari jumlah jenis tumbuhan berbunga yang ada di dunia.
12dari jumlah jenis binatang menyusui yang ada di dunia.
16dari jumlah jenis reptillia dan amfibia yang ada di dunia.
17dari jumlah jenis burung yang ada di dunia.
15dari jumlah jenis serangga yang ada di dunia.
25dari jumlah jenis ikan yang ada di dunia.

Keanekaragaman hayati Indonesia sebanding dengan Brazilia yang luas daratan nya 5 kali lebih besar dari daratan Indonesia.Tidak kurang dari 47 tipe ekosistem yang berbeda, baik alami maupun buatan terdapat di Indonesia. 

Tingkat keanekaragman hayati yang tinggi disebakan oleh kondisi alam Indonesia yang merupakan habitat ideal bagi tumbuh nya berbagai ragam flora dan fauna. Indonesia terletak di daerah tropis di mana hujan turun merata sepanjang tahun. Selain itu, karena juga terletak di daerah khatulistiwa, sinar matahari berlimpah setiap saat.

Perpaduan antara curah hujan dan sinar matahari yang melimpah menciptakan kondisi habitat dengan iklim yang stabil, yang memungkinkan tumbuh nya berbagai jenis tumbuhan dan merupakan tempat hidup yang ideal bagi bermacam-macam satwa karena kebutuhan pakan nya terpenuhi.

Keanekaragaman hayati yang melimpah juga disebabkan bentuk daratan Indonesia. Sebagai negara kepulauan, daratan Indonesia terdiri dari ribuan pulau. Garis panjang pantai terpanjang didunia. Kondisi pulau-pulau yang terpecah-pecah, terisolir dan pengaruh vulkanik menyebabkan spesies unik bertambah banyak. Selain itu kepulauan Indonesia dilintasi oleh dua pusat penyebaran spesies karena terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia.



Popular posts from this blog

Bara JP: Budi Daya Teripang Konservasi Pantai Barat Bersama Masyarakat

Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir Pantai Barat Tapanuli Tengah dan Kota Madya Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Madya Sibolga mengajak masyarakat membudidayakan Teripang dan tanam pohon.

WORLD OCEAN SUMMIT

Aliansi Mangrove Global menggerakkan dunia untuk membalikkan hilangnya ekosistem pesisir yang paling berharga di dunia selama World Ocean Summit - Conservation International, The Nature Conservancy dan World Wildlife Fund bergabung dan meminta kolaborator untuk memulihkan 20% habitat mangrove pada tahun 2030.


BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

Sungai Asahan: Perlindungankah, Arung Jeram, PLN atau Pariwisata.

Sungai Asahan adalah sungai yang berasal dari mulut Danau Toba, mengalir melewati Porsea, Kabupaten Tobasa (Hulu), hingga ke Kabupaten Asahan dan bermuara ke Kodya Tanjung Balai Pantai Selat Malaka.  Adapun Desa-Desa di Kabupaten Asahan yang di lalui Sungai Asahan mulai dari Desa Tangga, Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan, Desa Marjanji Aceh, Desa Padang Pulau, Desa Perkebunan Padang Pulau,  Desa Bandar Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Desa Gunung Melayu,  Desa Perkebunan Gunung Melayu, Desa Perkebunan Aek Nagaga, Kecamatan Rahuning Kemudian Desa Pulau Rakyat Pekan, Desa Pulau Rakyat Tua,  Kecamatan Pulau Rakyat, Desa Teluk Dalam, Desa Pulau Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam, Sungai Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Hingga ke Teluk Nibung, Tanjung Jumpul, Kecamatan Tanjung Balai, Kota Madya Tanjung Balai.