Skip to main content

Pertamina TBBM I Kisaran Konservasi Mangrove Asahan

Konservasi Mangrove

ASAHAN, metro24jam.com – Berangkat dari fungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan penanaman pohon Mangrove sebanyak 48.000 pohon Mangrove atau seluas 12 Ha di Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (13/12/2017). 



Penanaman pohon mangrove tersebut dilakukan Kader Konservasi Alam (KKA) Sumatera Utara bersama PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) I Kisaran. “Ini merupakan tugas dan kewajiban sebuah perusahaan yang di atur dalam undang-undang untuk penyaluran dana CSR Pertamina kepada masyarakat dan kami fokus untuk Keanekaragaman Hayati dalam mempertahankan Proper Hijau Pertamina TBBM I Kisaran,”kata Operation Head TBBM Kisaran, Widhi Purbo Nugroho, Selasa (13/12). 

Dan hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman tim KKA melalui sebuah Lembaga Jaringan Wahana Rimba Raya (Jawara) Asahan dengan Pertamina TBBM I Kisaran dalam Penyelenggaraan Program CSR PT Pertamina (Persero) bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati dengan Program Konservasi Mangrove bersama kelompok tani Hutan (KTH) cinta Mangrove Desa Silau Baru.

 ” Kurang di sadari oleh kita, selain berfungsi sebagai penjaga garis pantai dari abrasi dan terjangan tsunami, selain itu sebagai pengurai limbah beracun dan menyuburkan biota laut serta penghasil oksigen yang tinggi bagi kehidupan makhluk,” tandasnya. Pada kegiatan tersebut KKA menggandeng Mapala Universitas Medan Area, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya USU, Komunitas yamaha vixion club indonesia (YVCI) chapter Kisaran, Komaca UNA, Gempar AMIK dan STIMIK royal Kisaran, kemudian Pembina KKA Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDASU) Ida Marni Ginting, dan anggota DPRDSU Komisi B, Yenny Berutu. Selain itu KKA berkordinasi dengan Komandan Tim (Katim) Polisi Hutan (Polhut) Asahan Drs. TR. Nainggolan, SH, MAP.

Ketua LSM Jawara Amiruddin Dolok Saribu selaku KKA Sumut sangat apresiasi dengan Proper dan CSR Pertamina TBBM I Kisaran dan menghimbau bagi para pelaku usaha agar mengurus Proper nya. Sementara, kepala Desa Silau Baru Ahmad Sopyan meminta kepada pihak pemerintah agar Mangrove Silau Baru dapat di jadikan ikon dan infrastruktur dapat di bangun dengan prima. Pada kesempatan yang sama, Yenni Berutu dalam arahan nya mengatakan berterima kasih kepada Pertamina TBBM I Kisaran agar CSR nya dapat terus di salurkan dalam program konservasi Mangrove.

“Saya kemari sebenar nya bukan kapasitas saya sebagai dewan tapi karena undangan Pak Amir karena latar belakang saya adalah pegiat Mangrove namun demikian sebagai anggota dewan saya menganjurkan agar masyarakat nelayan Silau Baru mendaftar sebagai peserta asuransi nelayan dan terkait dengan jalan yang rusak serta perlu nya pintu klep akan kami sampaikan ke Gubernur,”kata Yenni Berutu.(dol)

Sumber: http://news.metro24jam.com/read/2016/12/16/5473/pertamina-peduli-mangrove
Follow Twitter @Metro24Jamcom dan FB http://fb.com/metro24jamcom


Pertamina TBBM Kisaran Tanam 48.000 Pohon Mangrove di Silau Laut Asahan. Rabu, 14 Desember 2016 | 22:24:28
SIB/DOK
TAMAN POHON: Penanaman pohon mangrove 48.000 batang yang dilakukan PT Pertamina TBBM Kisaran bersama anggota DPRD 


Kisaran (SIB) -PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kisaran menanam pohon mangrove sebanyak 48.000 di Dusun 10 Desa Silau Baru Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Selasa (13/12) dan Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (15/9). Hadir pada kegiatan tersebut anggota DPRD Komisi B Provinsi Sumatera Utara Yenni Barutu, Kepala Pertamina TBBM Kisaran Widhi Purbo, Kabid Kehutanan Taufik Rahman, Kepala Desa Silau Baru Ahmad Sofyan, Kapolsek Air Joman, Koramil Air Joman, Lembaga Mapala, Jawara dan masyarakat setempat.

Marketing Operation Region 1 Pertamina Terminal BBM Kisaran Widhi Purbo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan akan menanam 48.000 pohon mangrove. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis sebagai pelindung habitat biota laut dan pesisir serta mengurangi abrasi dan sedimentasi. "Hasil mangrove ini banyak sekali dan kita tidak hanya berhenti dari mulai pembibitan, menanam dan merawat, semuanya harus berkelanjutan. Kami mengharapkan bantuan dari masyarakat Silau Laut," ucapnya. 

Dijelaskannya, penanaman tersebut dilakukan sebagai dukungan segi ekonomis untuk masyarakat. "Selain untuk pelestarian keanekaragaman hayati, program konservasi hutan Mangrove juga dapat memberi nilai tambah dari segi ekonomis bagi masyarakat," katanya. Baca Juga: Konservasi Lintas Stakeholder

Anggota DPRD Komisi B Provinsi Sumatera Utara dari Partai Demokrat Yenni Barutu menyampaikan, sangat berterima kasih kepada Pertamina yang sangat peduli dengan konservasi. Yenni juga memberikan informasi kepada masyarakat Silau Laut untuk mendaftar sebagai peserta asuransi nelayan dan masalah jalan rusak akan kita bawa kepada anggota DPRD Provinsi," terangnya.

Sementara Kepala Desa Silo Baru Ahmad Sofyan mengatakan penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina yang bisa dicontoh perusahaan lain dalam membantu program penghijauan karena pohon menjadi sumber oksigen bagi manusia. "Acara ini maunya tetap berkesinambungan dan kami masyarakat Silau Baru siap serta menjadi icon Sumatera Utara untuk mangrove," tegasnya.

Ketua Lembaga Jaringan Wahana Rimaba Raya (Jawara) Amirudin Dolok Saribu menyatakan siap membantu segala aktivitas positif untuk perkembangan masyarakat khususnya di bagian konservasi pohon mangrove. Dia berharap kepada masyarakat Desa Silo Baru bisa merawat pohon yang ditanam untuk dijadikan sarana dalam proses menjadikan usahan. (D06/d)

Jumat, 16 Des 2016 06:32 WIB  •  Dibaca: 211 kali  •  http://www.mdn.biz.id/n/273578/
Pertamina Kisaran Tanam 48.000 Bibit Mangrove
MedanBisnis - Kisaran. Marketing  operation Region I Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina Kisaran menyelenggarakan program CSR Pertamina dengan melakukan penanaman 48.000 batang bibit mangrove di Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan.

Operation Head PT Pertamina Terminal BBM KIsaran,  Widhi Purbo Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program konservasi hutan mangrove dan komitemen pihak Pertamina untuk meningkatkan kelestarian hutang mangrove.


"Harapan kita bersama tentu bantuan bbit mangrove ini dapaat dimanfaatkan dengan baik sehingga hasilnya dapat dirasakan pada generasi berikutnya," kata Widhi dalam acara penanaman bibit mangrove tersebut, Selasa (13/12).



Widhi juga menjelasakan manfaat tanaman mangrove bisa dikelola untuk kebutuhan masyarakat. Maka itu diminta masyarakat berperan aktif menjaga kelestarian hutan mangrove. "Mari kita jaga hutan mangrove ini, mulai dari pembibitan, perawatan hingga besar," ajak Widhi.



Pemerhati hutan mangrove yang juga Anggota DPRDSU, Jenny L Brutu menyempaikan diri untuk bersama-sama menanam bibit mangrove, mengatakan pihak siap mengawal pembangunan dan membawa persoalan yang menjadi kebutuhan warga di Desa Silo Baru Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan ini.



Dan kepada pihak pertamina diharapkan tetap dan terus membantu program penanaman mangrove sehingga tanaman ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.



Kapala Desa Silo Baru  M Sofyan berharap kegiatan penanaman bibit mangrove tidak hanya dilakukan secara serimonial saja, namun kegiatan  yang bermanfaat bagi masyarakat ini seharus terus diperhatikan agar generasi ke depan dapat merasakan manfaat hutan mangrove tersebut.



"Desa kami ini terkenal dengan hutan mangrovenya, namun yang punya nama daerah lain. Misalnya bibit dari desa ini digunakan oleh kabupaten lain dan berhasil ditanam. Tentunya mereka yang punya nama. Namun kenapa desa ini malah susah maju," heran Kades, sembari mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan para pengiat Hutan Mangrove yang telah memperhatikan Desa Silo Baru.



Kegiatn ini juga bekerjasama dengan Lembaga Jaringan Wahana Rimaba Raya (Jawara), KPMD Desa Silo Baru, MapalaUniversitas Medan Area, Mapala Fakultas Ilmu Budaya USU, mapala Amik dan STMIK Royal Kisaran, Korps Mahasiswa pencinta Alam FKIP Universitas Asahan, Dinas Kehutanan Asahan, Polisi Kehutanan Asahan. (indra sikoembang).






Pertamina Kisaran Salurkan CSR 48 Ribu Batang Mangrove di Kecamatan Silo Laut


0
42
Asahansatu.com, Asahan –  Masyarakat Desa Silo Baru Kecamatan Silo Laut Kabupaten Asahan antusias menyambut program PT. Pertamina (Persero) Kisaran yang melakukan menanam sebanyak 48.000 pohon mangrove di desa mereka. Penanaman ini merupakan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan corporate social responsibility (CSR) Pertamina Kisaran.
“Penanam pepohonan ini merupakan komitmen yang pertama untuk meningkatkan kelestarian lingkugan melalui praktis bisnis yang arif dan konstribusi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pembangunan berwawasan linkungan,” kata Operation Head Office TBBM Kisaran, Widhi Nugroho Purbo  disela penanaman mangrove, Selasa (13/12/2016).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mewujudkan program ini, dan merupakan cerminan positif bagi peningkatan mutu pembangunan yang dirasakan masyarakat.
“Salah satunya kerjasama yang dilakukan dengan mahasiswa pecinta alam dan hutan sejak 2014 dengan memberikan hasil penelitian terbaik untuk masyarakat dan dapat dijadikan acuan kebijakan bagi TBBM Kisaran” terang Widhi. Penanaman ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) yang ke-59 Pertamina.
Sementara Kepala Desa (Kades) Silo Baru, Ahmad Sofyan mengatakan penamaan pohon ini merupakan  bentuk kepedulian Pertamina yang bisa dicontoh perusahaan lain dalam membantu program ini dan juga dapat membantu penghijauan, karena pohon menjadi sumber oksigen bagi manusia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Jaringan Wahana Rimaba Raya (JAWARA) Amirudin Dolok Saribu juga menyatakan siap membantu segala aktivitas positif untuk perkembangan masyarakat khususnya dibagian konservasi pohon mangrove. Dia berharap kepada masyarakat Desa Silo Baru agar bisa merawat pohon yang ditanam untuk dijadikan sarana dalam proses menjadikan usaha (Nanda E Saragi).

Baca Juga : MENJAGA ALAM MEMBAWA BERKAH, MENULIS MEMBAWA BERKAH, MANGROVE ASAHAN MEMBAWA BERKAH, THANKS PERTAMINA KISARAN
IPKI Sumut Apresiasi Pertamina TBBM I Kisaran Tanam Pohon Mangrove
Kapolhut KPH III Asahan TR Nainggolan SH

Kisaran (SIB)- Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI) Sumatera Utara mengapresiasi dan menyambut positif serta mendukung sepenuhnya Pertamina TBBM I Kisaran dalam penanaman pohon mangrove sebanyak 48000 batang di Dusun X Desa Silau Baru Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan. Hal tersebut dikatakan Ketua IPKI Sumut TR Nainggolan SH MAP kepada SIB di ruang kerjanya, Jumat (15/12/2016).

"Dalam bentuk perhatian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan karena degradasi perusakan hutan sudah sangat mengkhawatirkan sedangkan fungsi kawasan hutan Mangrove sangat penting," kata TR Nainggolan yang juga Komandan Tim (Katim) Polhut Asahan. Ditambahkannya, hutan Mangrove berfungsi mencegah terjadinya instrusi air laut, mencegah menurunnya kemampuan ekosistem, mencegah abrasi, mencegah penurunan sumber makanan dan berfungsi sebagai tempat pemijah dan bertelur biota laut. "Dengan terjaga nya kelestarian mangrove automatis produsi tangkapan ikan terus naik bagi nelayan demikian pula sebalik nya,"terang Nainggolan.

TR Nainggolan menyebut pihaknya sangat berterima kasih dan berharap kegiatan seperti ini tetap di lanjutkan oleh Pertamina TBBM I Kisaran dan sebagai contoh yang dapat diikuti oleh perusahaan lain. Pemerintah dan pemerhati lingkungan hidup dapat lebih serius mendukung setiap gerakan pelestarian hutan Mangrove dalam bentuk peran serta masyarakat. "Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Jaringan Wahana Rimba Raya (Jawara) yang selalu aktif dalam setiap gerakan konservasi hutan dan lingkungan di Kabupaten Asahan,"ujar TR Nainggolan. 

Sebelumnya PT Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) I Kisaran melakukan konservasi Mangrove dan Keanekaragaman hayati bersama Lembaga Jawara, Kader Kon, servasi Alam (KKA) Sumut bersama masayarakat Cinta Mangrove Silau Baru dan Mahasiswa Pecinta Alam, Selasa (13/12) di Dusun X Desa Silau Baru yang dihadiri berbagai stakeholder. (D06/c).



Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

SUNGAI ASAHAN DALAM MINIATUR PEMBENTUKAN KABUPATEN BANDAR PULAU YANG BAROKAH

Oleh: Amiruddin Dolok Saribu Alias Tombak Nagara
Sungai Asahan berasal dari Danau Toba Kabupaten Tobasa dengan melintasi pegunungan hutan lindung Tormatung Asahan mengalir dan membelah sejumlah desa-desa di Kabupaten Asahan, Tobasa dan bermuara ke Kota Madya Tanjung Balai membaur ke pantai laut Selat Malaka. Sungai Asahan merupakan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) masyarakat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu yang membuat Sungai Asahan mendunia karena sering menjadi tempat ajang perlombaan arum jeram bertaraf international. Namun sejak di bangun nya PLTA Asahan III arung jeram sudah tidak terdengar lagi kabar nya.

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

MENGUNGKAP MISTERI PATUNG SI GANAGANA GONTING MALAHA YANG KINI TELAH HILANG

Tim Inventarisasi Situs Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Asahan yang dibentuk Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP, melalui SK 204-Porbud/2011, tanggal  31 Mei 2011 telah  berhasil menyingkap misteri Situs Sejarah penting yang selama ini tersembunyi dari perhatian publik. Namun misteri tersebut juga telah lenyap dengan hilang nya keberadaan patung Siganagana 5 tahun silam tidak berapa lama setelah Tim Inventarisir mengungkapkan nya.