Skip to main content

Tentang Saya

About Me
Blog Personal Amiruddin Dolok Saribu Kader Konservasi Alam (KKA) dengan domain TLD www.rimbanauli.com yang pada awal pembuatan nya sekitar tahun 2011, dari sebuah blog gratisan dengan berdomain blogspot.com milik google. Blog tersebut adalah blog pribadi saya tempat mencurahkan pemikiran-pemikiran dan ide kreatif dengan latar belakang saya sebagai Kader Konservasi Alam untuk di tuangkan dengan tulisan-tulisan dalam upaya Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAHE) yang dapat menambah wawasan dan khasanah budaya .

Saya bernama lengkap Amiruddin Dolok Saribu, beralamat Dusun II, Desa Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara Kode Pos 21274, 082165666612 sebagai pemilik resmi blog Tombak Nagara-Amiruddin Dolok Saribu-Kader Konservasi Alam ber-url www.rimbanauli.com yang saya beli kepada IDwebhost https://idwebhost.com pada tanggal 3/10/2016. Saya seorang Kader Konservasi Alam dibawah binaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Sumatera Utara.

Dahulu blog saya ini saya beri judul Tombak Nagara berasal dari bahasa Batak yang artinya Tombak = Hutan dan Nagara = Bercahaya yang saya ambil dari sebuah kisah kampung saya. Sementara rimbanauli arti nya hutan yang subur. Mengapa saya tetap memakai makna dari hutan dengan judul blog dan domain nya di karenakan saya tinggal di bawah kaki pegunungan Bukit Barisan Hutan Lindung Tormatutung register 1/A Asahan.

Demikian hal nya url www.rimbanauli.com tetap mengemas nama persis Tombak Nagara yakni Rimba = Hutan dan Nauli = Subur, Lestari. Seiring anak saya perempuan bernama Rimba Nauli Boru Dolok Saribu.

Hutan menjadi simbol kebanggaan saya sejak dari kecil karena sumber kehidupan bagi seluruh mahluk hidup. Dan blog personal saya ini saya buat bukan untuk semata mencari uang atau berbisnis online akan tetapi sebagai tempat berlatih menulis dengan apa yang saya lihat, saya dengar dan saya alami langsung berdasarkan fakta identifikasi lapangan. 

Sejak saya memulai membuat website di bloger pada tahun 2011 bisa di hitung jumlah postingan saya, namun terkadang pemikiran-pemikiran yang muncul dan membawa dampak atau membangun opini maka sampai saat ini blog Tombak Nagara tetap saya pertahankan bertransformasi menjadi Amiruddin Dolok Saribu-Kader Konservasi Alam.

Apa itu Kader Konservasi Alam dapat dilihat pada halaman Kader Konservasi Alam
HKAN2017

Blog memiliki peran penting untuk menyampaikan pesan-pesan konservasi, pesan-pesan budaya dan kearifan lokal, cinta negeri dan cinta biodiversity. Untuk itu kami rasa website www.rimbanauli.com dapat dilestarikan dan membawa manfaat bagi manusia dan alam semesta demi kemaslahatan ummat manusia dan lingkungan. Sesuai dengan tema Hari Konservasi Alam Nasional yang di peringati setiap tanggal 10 Agustus Konservasi Alam Konservasi Kita. Atau di Menko Perekonomian Darmin Nasution: Konservasi Alam Melibatkan Masyarakat

Selain itu rasa penasaran yang tinggi terhadap dunia bloger membuat saya mempertahankan dan mempelajari nya secara otodidak dan semoga kedepan nya semakin baik dan bagus serta dapat melahirkan kecakapan menulis dan menghasilkan uang.

Namun sekali lagi uang bukanlah tujuan walaupun kita butuh uang akan tetapi kepuasan menulis dengan memiliki blog sendiri adalah sebuah kebahagiaan yang tidak dapat di bayar dengan nilai uang. Dan rasa bahagia tersebut menjadi modal utama dalam menjalani dan mengisi rutinitas kehidupan.

Tidak ada yang dapat di banggakan dengan tulisan di blog saya sebab tidak mengupas sebuah topik tertentu dan totalitas. Dan satu lagi memang saya bukanlah bloger-bloger seperti yang meraih kesuksesan dan mahir dalam menulis. Akan tetapi blog saya ini semata-mata saya buat untk tempat belajar dan berkarya dengan tulisan serta menjadi kesenangan tersendiri.

Dengan hadir nya domain www.rimbanauli.com sebuah keseriusan saya untuk mempertahankan blog saya sampai tahun-tahun yang akan datang dan semakin menambah sumber-sumber kebahagian untuk diri saya. Bagi rekan-rekan yang ingin lebih tahu lagi dengan saya boleh menghubungi saya di nomor 082165666612 atau mengirim email yang tersedia pada kolom contac Us atau melihat facebook saya di http://www.facebook.com/tombaknagara atau di twitter saya @TombakNagara http://twitter.com/TombakNagara dan di instagram saya http://instagram/dolok24jam.

Sebagai Kader Konservasi Alam, pegiat lingkungan dan sebagai penulis, blog merupakan tempat ideal membangun jaringan persaudaraan, berbagi pengetahuan dan menjadi bunga yang indah di pekarangan rumah sendiri serta menjadi bermanfaat bagi diri sendiri pula dan sebisa mungkin dapat bermanfaat untuk orang banyak. Dan tentu nya disana-sini masih banyak kekurangan. Dan kami aktif terus dalam upaya KSDAHE konservasi tida henti setia sampai akhir dan turut serta dalam Jamnas Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2017. Sebagai manivestasi dari LOMBA PENILAIAN KKA DAN KPA dan BBKSDA apresiasi masyarakat peduli konservasi.

Sebagai tambahan kami selaku Kader Konservasi Alam (KKA) menjadi mitra pemerintah dan mitra perusahaan-perusahaan yang konsen terhadap Standard Manajemen Lingkungan (SML) dalam menyalurkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) dan pelaku Porgram Penilaian Kinerja Perusahaan (Proper) Biru, Hijau, dan Emas mendorong tercipta terlaksana nya ISO 14000 dan 140001. Pada bagian ini kami memiliki binaan Kelompok Mayarakat (Pokmas), Kelompok Tani Hutan (KTH), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Komunitas-Komunitas yang membutuhkan uluran tangan para pelaku usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan peran masyarakat dalam pembangunan dan peningkatan perekonomian.

Kami selaku KKA bersama KTH Cinta Mangrove dan Lembaga Jawara sudah menjalin kerjasama kemitraan lingkungan dalam bidang Konservasi Mangrove Desa Silo Baru bisa dilihat pada halaman MENJAGA ALAM MEMBAWA BERKAH, MENULIS MEMBAWA BERKAH, MANGROVE ASAHAN MEMBAWA BERKAH, THANKS PERTAMINA KISARAN
Kelompok-kelompok inilah yang nanti nya menjadi ujung tombak pembangunan disegala bidang. Jika ada yang tertarik dengan hal tersebut dapat menghubungi kami pada nomor telepon dan email yang tertera dibawah ini. Demikian.

Amiruddin Dolok Saribu-Kader Konservasi Alam
HP : 082165666612
email:dolok24jam@gmail.com

Salam Lestari...

Popular posts from this blog

BARUS KOTA BERTUAH MINIATUR DAN DIMENSI SPRITUAL DARI PUNCAK MAKAM PAPAN TINGGI

Makam Tuan Syeikh Mahmud Barus di Papan Tinggi Desa Pananggahan, Kec. Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumut, sebagai Pembawa Syiar Agama Islam di Indonesia. Dari atas puncak Papan Tinggi atau yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan sebutan Tompat atau Tangga Seribu menyimpan dimensi spritual yang tersembunyi. Dari atas terlihat hamparan pemukiman kota Barus dengan bentangan  samudera Hindia sebagai gerbang masuk nya Agama Kristen dan Islam di Indonesia dengan kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) yang pada zaman itu yakni kapur barus. (Baca : Rekam Jejak Barus)

Pancur Napitu Merah Putih Alur Danau Toba dan Legenda Sisingamangaraja

Pancur Napitu di temukan pada tahun 1833 oleh sekelompok masyarakat Batak saat membuka perkampungan Parhutaan Maria Gunung di Dusun I, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Pancur Napitu arti nya 7 sumber mata air yang keluar dari batu. Meskipun saat musim kemarau mata air tersebut tidak pernah kering dan bila saat musim  penghujan 7 mata air tersebut tetap mengeluarkan air yang jernih.

SUNGAI ASAHAN DALAM MINIATUR PEMBENTUKAN KABUPATEN BANDAR PULAU YANG BAROKAH

Oleh: Amiruddin Dolok Saribu Alias Tombak Nagara
Sungai Asahan berasal dari Danau Toba Kabupaten Tobasa dengan melintasi pegunungan hutan lindung Tormatung Asahan mengalir dan membelah sejumlah desa-desa di Kabupaten Asahan, Tobasa dan bermuara ke Kota Madya Tanjung Balai membaur ke pantai laut Selat Malaka. Sungai Asahan merupakan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) masyarakat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu yang membuat Sungai Asahan mendunia karena sering menjadi tempat ajang perlombaan arum jeram bertaraf international. Namun sejak di bangun nya PLTA Asahan III arung jeram sudah tidak terdengar lagi kabar nya.

Tugu Perjuangan Bandar Pulau 'Susah di kenang senang di lupakan'

Tungu Perjuangan Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, merupakan bukti sejarah sebagai Pengibar pertama sangsaka Merah Putih di Asahan. Bandar pulau akan selalu di kenang, banyak putera-putri Bandar Pulau yang sudah berhasil di luar daerah, jadi apabila melihat photo ini pasti akan terkenang dengan Kampung halaman nya.

Tugu Sarang Helang 'Dikenang Sifat Kesatria Rakyat Asahan'

Selain Tugu Perjuangan Bandar Pulau yang terletak di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, (Baca:Tugu Perjuangan Bandar Pulau masih ada satu lagi sebuah Tugu Perjuangan Sarang Helang yang terletak di Desa Sarang Helang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.